Panduan Mengatasi Bad Mood untuk Menjaga Performa Karir

Posted on

Bad mood saat bekerja adalah salah satu kendala yang bisa menyebabkan penurunan performa karir seseorang. Jika hal tersebut dibiarkan terus-terusan, maka akan berdampak pada profesionalitas kerja dan produktivitas masing-masing. Sebagai upaya hal itu terjadi, tentu seseorang wajib mengetahui panduan mengatasi bad mood secara tepat.

Panduan Mengatasi Bad Mood untuk Menjaga Performa Karir
istockphoto.com

Langkah-langkah Mengatasi Bad Mood Ketika Bekerja

Orang yang kerap memiliki suasana hati buruk akan sulit untuk produktif saat bekerja. Bahkan, hal tersebut kerap membuat seseorang kesulitan dalam menjaga sikapnya saat suasana hatinya kesal.

Dampaknya tentu sangat berbahaya untuk karir. Misalnya dapat menurunkan performa bekerja hingga membuat atasan maupun rekan merasa terganggu akibat sifat yang kita tunjukkan. 

Lebih bahayanya lagi, emosi negatif ini juga bisa menular ke orang lain. Akibatnya suasana bekerja pun menjadi tidak kondusif. Oleh sebab itu, cobalah memahami terlebih dahulu mengatasi mood buruk paling efektif seperti berikut ini. 

1. Mengetahui Hal yang Memicu Bad Mood

Perasaan bad mood saat bekerja umumnya muncul karena ada penyebabnya. Sebagai contoh, saat naik ojek online seseorang mengalami macet sehingga terlambat kerja.

Hal ini tentu akan memunculkan bad mood seharian dan tidak fokus untuk bekerja. Sebagai seorang karyawan tentu harus mampu mengatasi bad mood tersebut agar tidak mengganggu performa dalam bekerja. 

Langkahnya, cobalah untuk berdamai dengan diri sendiri. Kemudian, kenali pemicu munculnya perasaan buruk tersebut. Dengan demikian, cara ini dapat membantu mengontrol suasana hati supaya lebih baik. 

2. Cobalah untuk Menggerakkan Tubuh

Langkah dalam mengatasi bad mood selanjutnya adalah dengan menggerakkan tubuh. Cobalah berjalan-jalan di sekitar area kantor seperti mengambil air minum ke pantry atau sekadar berkeliling.

Selain itu, jika di sekitar kantor terdapat pemandangan hijau, maka cobalah berjalan ke area tersebut. Tujuannya untuk rehat sejenak supaya suasana hati jauh lebih tenang.

Menyoroti pengalaman pengguna di halaman id.quora.com, tampak upaya seorang guru taman kanak-kanak bernama Lolyta Febriyanti membagikan tips dalam mengatasi bad mood nya ketika bekerja. Cara pertama ia memulai dengan menghitung mundur dari 10 sampai 1 dengan harapan semangatnya sudah berkumpul. Kemudian, jika tidak berhasil ia menerapkan cara lain dengan sit up minimal 20 kali. Aktivitas yang membuatnya bergerak ini ternyata sukses membuatnya lebih bersemangat untuk bekerja kembali. 

3. Melakukan Hal Menyenangkan

Jika bad mood saat bekerja tidak segera ditangani dengan baik, maka bisa memberikan dampak kepada rekan kerja lainnya. Hal ini sesuai dengan penjelasan yang sudah disebutkan sebelumnya.

Bahkan, terkadang seseorang tidak sadar telah meninggikan nada suara ketika berbicara. Dampaknya akan membuat rekan kerja merasa kesal.

Oleh sebab itu, sebisa mungkin carilah cara untuk memperbaiki mood dengan melakukan aktivitas yang menyenangkan. Misalnya, sekedar menonton komedi di YouTube.

Langkah kecil ini akan membuat suasana hati lebih bahagia dan mencegah emosi berkelanjutan yang membuat kerja tidak kondusif. 

Selain itu, jika suka mengobrol dengan rekan kerja, maka jangan ragu untuk menceritakan kejadian yang membuat suasana hati kita buruk. Berbagi kisah ini terbukti ampuh untuk membuat perasaan seseorang sedikit lebih lega. 

4. Tarik Napas yang dalam

Tips terakhir dalam mengatasi bad mood saat bekerja adalah menarik napas cukup dalam. Lakukan di tempat sepi supaya bisa lebih mudah berkonsentrasi.

Kendati terbilang sepele, namun cara ini akan membuat suasana hati semakin tenang dan lebih damai sehingga siap untuk kembali bekerja dengan fokus.

Perbedaan Mengatasi Mood Buruk dan Stress Saat Bekerja 

Upaya mengatasi bad mood atau suasana hati buruk dan stress ini berbeda. Hal itu karena kondisi psikologisnya pun juga beda. Kondisi bad mood ini sifatnya sementara dan bisa diatasi dengan mengambil jeda sejenak, seperti mendengarkan musik, menonton film favorit, dan lainnya.

Fokus mengatasinya mengubah emosi saat ini dan mengalihkan perhatian dari perasaan negatif. Tujuannya supaya memperbaiki suasana hati agar bisa kembali fokus untuk bekerja.

Di sisi lain, stress ini membutuhkan solusi terstruktur untuk jangka panjang akibat tekanan dan tuntutan pekerjaan yang begitu besar. Fokusnya dengan mengelola sumber tekanan dan membangun ketahanan jangka panjang.

Tujuannya agar mengurangi dampak fisik dan mental dari tuntutan pekerjaan yang berlebihan tersebut. Keduanya penting dilakukan pencegahan untuk menjaga kesehatan mental dan meningkatkan performa kerja yang lebih optimal. 

Demikian panduan mengatasi bad mood saat bekerja yang bisa dipraktekkan. Informasi di atas sangat penting supaya seseorang bisa mengatasi mood buruknya sesegera mungkin. Akibatnya, mereka akan tetap produktif selama bekerja sehingga mampu menjaga performa karirnya masing-masing. /Estri